Pages

Saturday, October 29, 2011

Solusi Buat si Kulit Sensitif


Anda sering punya masalah dengan kulit?
Mungkin kulit anda termasuk yg sensitif ;-) Sama hal nya dengan saya, yang harus ekstra hati-hati dalam mengaplikasikan produk kosmetika atau skincare lainnya.
Salah - salah bukannya jadi cantik, malahan wajah jadi memerah atau terkelupas. Duh, enggak banget kan ya?

Perawatan yang kurang tepat untuk kulit sensitif akan berdampak pada kondisi kulit menjadi mudah memerah, gatal, terbakar, sampai mengelupas. Karenanya, selain menjaga pola makan, pemilihan kosmetik juga sangat penting untuk mencegah kulit sensitif yang mudah iritasi.

Nah, sebelum melakukan perawatan kulit sensitif, seseorang harus mengetahui terlebih dahulu ciri-ciri kulit sensitif serta penyebabnya, karena tidak semua orang paham apakah kulit yang dia miliki itu termasuk jenis kulit yang sensitif atau tidak. Yuk, coba disimak yaaa...


Mempunyai kulit yang sensitif memang sangat mengganggu dalam kegiatan sehari-hari. Seseorang tidak bisa seenaknya saja memakai merk kosmetik atau produk kecantikan yang lain selain produk yang biasa diperuntukkan untuk kulit sensitif.

Ciri-Ciri Kulit Sensitif antara lain adalah:
  • Sering mengalami rasa perih di kulit saat mengoleskan sesuatu produk terutama produk merk baru.
  • Kulit mendadak kering dan gatal tanpa sebab saat menggunakan produk kecantikan atau kosmetik baru.
  • Kulit mudah terkena iritasi saat berada di tempat dingin,kulit kering dan bahkan terasa gatal.
  • Sehabis dilulur, kulit tubuh jadi iritasi.
Jika seseorang yang memiliki ciri-ciri di atas, pertanda dia memiliki kulit yang sensitif. Untuk perawatan yang diberikan harus hati-hati. Namun tidak perlu terlalu dikhawatirkan, karena mengatasi kulit sensitif tidak sulit asalkan seseorang mau berusaha.

Selain karena produk, ciri kulit mengalami sensitivitas adalah ketika kulit memberikan respon berlebih terhadap perubahan suhu. Misalnya saja perubahan suhu yang ekstrem dari ruangan ber-AC ataupun ruangan yang terekspos paparan sinar matahari. Bisa juga akibat perpindahan ke tempat yang iklimnya sangat berbeda. Penyebab lain yang juga sering dijumpai adalah akibat penggunaan produk kosmetik yang salah. Beberapa jenis kosmetik mungkin saja memiliki kandungan bahan aktif yang tidak bisa diterima oleh kulit. Selain itu, penggunaaan kosmetik dalam porsi yang berlebihan atau pemakaian dalam jangka waktu yang lama juga dapat memicu kulit menjadi sensitif.

Penyebab Kulit Sensitif.

Dari pengamatan sejumlah dermatolog, kulit sensitif itu terjadi karena memiliki lapisan luar kulit yang lebih tipis, sehingga respon titik syaraf pun menjadi lebih tinggi yang membuat syaraf mudah bereaksi pada hal-hal sekecil apapun. Ada bebrapa hal dari faktor lingkungan yang menyebabkan kulit menjadi sensitif, antara lain adalah:
  • 1. Sinar ultraviolet.
  • 2. Angin.
  • 3. Polusi.
  • 4. Hawa Panas.
  • 5. Hawa dingin.
  • 6. Kelembababn udara.
  • 7. Penggunaan kosmetik, sabun, lotion dan juga karena bahan pakaian yang tidak cocok bagi kulit.

Mempunyai kulit sensitif memang tidak nyaman rasanya, terlebih lagi di saat kulit sudah mulai iritasi, apabila berkeringat sedikit saja di wajah, maka semua kulit yang iritasi itu akan terasa pedih dan gatal.

Mengatasi Kulit Sensitif.

1. Pilih Produk Non Alkohol.
Jika Anda termasuk dalam golongan kulit sensitif, tentu saja tidak boleh memperlakukan kulit dengan sembarangan. Harus ekstra hati-hati dalam memilih kosmetik, mengkonsumsi makanan dan melindungi kulit dari sinar ultraviolet serta perubahan suhu. Sebagai langkah awal untuk mengatasi kulit sensitif adalah dengan memilih pembersih wajah dengan bahan ringan. Selain itu, pilihlah astrigent yang tidak mengandung alkohol. Begitu pula dengan sabun cair, pilihlah yang tidak mengandung detergen dan bahan pewangi berlebih. Bahan-bahan tersebut mengandung zat aktif yang akan membuat kulit menjadi makin kering dan terasa gatal.

Pelembab Wajah.
Untuk pelembab wajah, hindari yang berbahan dasar miyak. Sebaliknya, pilih yang berbahan dasar air dan memiliki sifat menyejukkan. Pilihlah kosmetik dengan bahan yang bersifat meredam kemerahan pada kulit, misalnya asulene yang merupakan ekstrak bunga yang bersifat memberi kesejukan di kulit. Atau bisa juga memakai ekstrak jojoba, yang memiliki fungsi memberikan lapisan perlindungan di jaringan kulit epidermis. Selain itu, Aloe Vera juga berkhasiat mengurangi reaksi sensitivitas kulit dan juga bisa bermanfaat sebagai anti oksidan. Saat beraktivitas di luar ruangan, gunakan tabir surya dengan kandungan SPF yang sesuai dengan kebutuhan kulit. Tapi harus diingat, SPF yang terlalu tinggi justru akan membuat kulit menjadi sensitif karena makin tinggi pula zat aktif yang akan diserap kulit sehinga kulit menjadi tidak sehat.

2. Pilih Non Comedogenic. Untuk memperlakukan kulit sensitif, seperti halnya merawat kulit bayi, jadi harus hati-hati tapi bukan berarti harus memakai produk yang dipakai oleh bayi, melainkan pilihlah produk yag lembut dan jauhilah jenis produk yang mengandung parfum. Produk yang bertuliskan non-comedogenic juga baik dipergunakan karena produk ini benar-benar lolos uji dermatolog. Sebelum mencoba produk baru, coba dites terlebih dahulu apakah produk tersebut cocok dengan kulit atau tidak. Cara mengetesnya adalah dengan mengoleskan dulu di kulit belakang telinga dan biarkan selama 3 menit. Jika kulit yang dioleskan dengan produk tadi berubah menjadi kemerahan atau terasa gatal, itu artinya produk tersebut tidak cocok untuk kulit sensitif. Sebaliknya, bila setelah dites aman-aman saja, berarti produk tersebut boleh digunakan.

Jangan menggunakan loofah saat mandi. Tinggalkan body scrubs karena itu mengandung butiran tajam yang tidak cocok pada kulit sensitif. Yang terakhir, jauhi tempat yang bersuhu ekstrem karena berdampak kurang bagus untuk kulit.

3. Jaga Pola Makan.

Pola makan yang sehat juga sangat mempengaruhi kecantikan kulit. Perbanyak mengkonsumsi buah dan sayur. Selain itu, hindari makanan yang panas dan pedas, karena kedua jenis makanan ini bisa menimbulkan dampak negatif pada kulit.

4. Konsumsi Air Putih. Konsumsi air minum sebanyak mungkin, karena kandungan air yang cukup pada tubuh dapat membuat kulit sehat dan mampu mencegah munculnya iritasi kulit.

Sunday, October 16, 2011

Liburan yuuuukk! ;-D


Menjelang akhir tahun biasanya promo liburan makin gencaarr.. buat yang sudah ada rencana untuk berlibur pastinya First thing we have to do before going to a vacation is.. Packing! Hmm..sebenernyaaa saya paling malas kalau sudah datang waktunya packing. Apalagi unpacking, uh..lebih males lagi..hihihi..

Untuk urusan nge-pak atau packing bisa jadi ada 2 tipe niy… Pertama, yang doyan membawa segalanya kecuali mesin cuci (abis gede si ;p) – kedua yang pergi dengan membawa seringan mungkin alias seperlunya.

Tujuan perjalanan sudah pasti memegang peranan penting untuk menentukan busana yang akan dibutuhkan. Banyak cara agar tidak terlalu banyak pakaian yang dibawa, dan namun tetap sesuai kebutuhan.

Jangan sampai Anda terkena denda dan harus membayar biaya besar untuk overweight atau kelebihan beban nantinya loh ;)

Berikut tips untuk Anda.

Pilih pakaian/busana sesuai tujuan perjalanan

– Pilih jenis pakaian yang tidak mudah kusut, bisa dicuci dimana saja – termasuk di wastafel kamar mandi ;) dan juga tidak memerlukan jasa laundry atau perawatan khusus dan cepat kering. Bisa dikompres dalam lipatan kecil dan yang paling penting, gampang di padu-padankan dengan pakaian lainnya.

Pilih berdasarkan warna

merencanakan pakaian dengan patokan warna tertentu lumayan membantu loh. Misalnya, tujuan bepergian selain wisata – Anda mungkin harus menghadiri acara formal pada malam hari. Maka Anda bisa pilih warna hitam sebagai warna dasarnya.

Contoh padu padannya.. misalkan pergi ke Bali untuk berlibur. Pada saat berangkat mengenakan celana warna hitam dan atasan berwarna terang yang kasual. Celana hitam bisa digunakan lagi di malam hari dengan atasan lebih chic ato formal untuk menghadiri acara resmi di malam hari.

Berikut ini contoh jenis pakaian untuk perjalanan 3 hari 2 malam

  • Jeans untuk santai
  • Celana / jeans hitam atau warna gelap
  • 2 atasan fancy untuk acara malam hari
  • 1 atasan casual
  • Baju tidur yang ringan
  • Baju dalam dan baju renang
  • Sepatu resmi warna hitam – sepatu/sendal santai bisa digunakan saat perjalanan
  • Tas kecil untuk acara resmi
  • Perlengkapan mandi dan make-up

Sisakan ruang di koper untuk oleh-oleh

– Semua list barang diatas bisa masuk ke dalam koper kecil tho? :) nah.. jadi masih ada sisa ruang di koper kita untuk oleh-oleh ataupun belanjaan lainnya.

Siapkan tas sedang untuk membawa barang dan dokumen penting

– seperti dompet, tiket pesawat, kamera poket, buku tulis, handphone dan lainnya yang kita butuhkan selama perjalanan nanti.

Naah.. tinggal nanti sesuaikan deh sama acara yang akan dikunjungi atau agenda acara harian. Kalau ternyata perginya lama, tinggal disesuaikan saja busana yang diperlukan…

Yang pasti… the lighter the better – lebih ringan pastinya lebih baik…. ga bakalan ngerepotin juga di perjalanan nantinya.

Selamat berlibur… ;)


** sebagian dikutip dari : tips-melancong.com

Tips Perawatan Kaki


Masalah seputar kaki yang kerap kita alami adalah telapak kaki pecah-pecah. Penyebab kondisi telapak kaki yang pecah-pecah ini ada dua, yakni internal dan eksternal.

Faktor internal, di antaranya usia dan gangguan hormonal. Bertambahnya usia seseorang membuat kondisi tubuhnya mengalami penurunan kualitas, termasuk kaki, sehingga rentan mengalami berbagai permasalahan. Sedangkan faktor eksternal, antara lain perubahan cuaca yang drastis dan pemakaian sabun atau deterjen. Kandungan soda dalam deterjen menyebabkan kulit kaki kehilangan kelembapannya dalam jumlah besar, sehingga membuatnya jadi sangat kering dan akhirnya pecah-pecah.

Perawatan yang bisa dilakukan sebenarnya sederhana saja:

  • Senantiasa menjaga kelembaban kulit kaki.
  • Lakukan perawatan kaki secara teratur, setidaknya 2 minggu sekali, menggunakan produk perawatan khusus untuk kaki yang berkualitas baik. Kita bisa melakukan perawatan sendiri di rumah ataupun di salon khusus yang menyediakan jasa perawatan kaki.
  • Untuk perawatan dasar, cuci kaki sampai betul-betul bersih setiap kali mandi, dan jangan lupa handuki sampai benar-benar kering, terutama sela-sela jari kaki.
  • Untuk perawatan rutin, cukup luangkan waktu sekitar 20-30 menit. Relaksasikan tubuh dan pikiran dengan perawatan kaki yang menyegarkan. Mudah digunakan dan menenangkan, manjakan diri dengan perawatan bagai spa di rumah Anda. Apa saja langkah-langkahnya?

Langkah 1, Membersihkan

Letakkan kaki dalam baskom air hangat. Tuangkan foot bath dan rendamkan kaki minimal selama 5 menit untuk menenangkan dan merevitalisasinya

Langkah 2, Mengelupaskan

Gunakan foot file, bersihkan setiap kaki 1 sampai 2 menit untuk mengangkat sel-sel kulit mati dan membersihkan kaki secara menyeluruh

Langkah 3, Memanjakan

Semprotkan foot spray untuk menjaga kaki kering dan harum. Untuk kaki yang keras dan pecah-pecah, aplikasikan foot cream untuk melembabkan kulit kasar

  • Dianjurkan setiap malam seusai membersihkan kaki gunakan foot lotion yang mengandung emollient ataupun lidah buaya yang bersifat menyejukkan. Malam hari merupakan waktu yang paling tepat untuk merawat kulit karena saat itulah kulit memperbaiki dan membangun kembali sel-selnya yang telah rusak. Bisa juga menjatuhkan pilihan pada krim atau lotion yang mengandung lanolin dan provitamin D. Kandungan bahan-bahan ini akan sangat membantu melembutkan kaki yang sangat kering.
  • Lakukan pemijatan kaki seusai mengoleskan lotion agar peredaran darahnya lancar. Peredaran darah yang lancar berarti menjamin kaki mendapat kecukupan nutrisi.
  • Jangan bertelanjang kaki di tempat yang lembap atau becek. Telapak kaki yang kelewat sering bersentuhan langsung dengan lantai juga rentan menyebabkan kulit kaki pecah-pecah.
  • Gunakan sepatu kulit lembut atau berbahan kain yang memungkinkan kaki tetap dapat “bernapas”.
  • Jangan menggunakan sepatu tertutup sepanjang waktu. Jadi, sesekali lepaskan sepatu agar terjadi pertukaran udara. Sedapat mungkin selingi pemakaian sepatu tertutup dengan sepatu model terbuka. Selain jadi mudah sangat kering, kaki yang tertutup sepanjang hari juga akan memunculkan aroma tak sedap.

Narasumber: Dr Maria Dwikarya, SpKK, dari Klinik Tomang, Jakarta Barat


** diambil dari artikel di Kompas.com