Pages

Saturday, October 8, 2011

Kulit Gosong? No Way!

Suka Liburan ke Pantai?

Seneng kegiatan outdoor?

atauu..memang pekerjaan kita sehari-hari banyak dilakukan di luar ruangan?


buat iklim Indonesia yang tropis, yang panasnya ampuuunn deh, hehee... sepertinya wajib ya muka kita dilindungi oleh yang namanya Tabir Surya atau Sunblock.

Karena, kalau dibiarkan saja tanpa perlindungan, selain kulit akan menjadi lebih gelap, timbul noda hitam (flek), timbul pigmentasi, elastisitas kulit menurun, daaann lebih parah lagi bisa kena yang namanya kanker kulit.


okey.. so we need that sunblock.

Nah, di pasaran kan banyak tuuh, sunblock dg SPF yang berbeda-beda. ada SPF 15, SPF 25, dan sebagainya.


Sebenarnya apa sih artinya SPF?


Sun Protecting Factor (SPF) merupakan ukuran laboratorium yang menunjukkan efektivitas sunscreen yang kita gunakan. SPF mengindikasikan berapa lama kita dapat berada dibawah paparan sinar matahari langsung tanpa menyebabkan kulit terbakar.

Cara kerja SPF adalah dengan menghambat onset* sunburn pada orang yang biasanya terbakar kulitnya dalam waktu 10 menit dibawah paparan sinar matahari menjadi 10 kali nilai SPF, sebagai contoh: orang yang biasanya terbakar setelah 12 menit terpapar sinar matahari akan terbakar kulitnya setelah 120 menit jika menggunakan Sunscreen dengan SPF 10.

SPF biasanya merupakan perlindungan terhadap sinar UV B, sunscreen dengan SPF 15 memiliki filter sekitar 93% terhadap UV B, sedangkan sunscreen SPF 30 sebesar 96,7%. Dengan demikian, semakin besar nilai SPF bukan berarti semakin lama waktu untuk kulit terbakar menjadi lebih lama.

SPF

% UV
absorbed

2

50

4

70

8

87,5

15

93,3

30

96,7

50

98

SPF tidak memprediksi perlindungan terhadap sinar UV A, jadi untuk mengetahui apakah sunscreen yang digunakan melindungi dari sinar UV A & UV B adalah dengan melihat komposisinya. Sunscreen yang baik dengan spektrum luas setidaknya memiliki nilai SPF 15 dan mengandung Avobenzone, Titanium dioxide, atau Zinc oxide. Sedangkan sinar UV Ctidak meusak kulit & sinarnya diserap oleh atmosfer bumi.

Paparan sinar UV A & UV B menyebabkan 90% gejala penuaan pada kulit, termasuk kerutan dan kanker kulit. Sinar UV tersebut merusak kulit dan menyebabkan kerutan dengan cara memecah kolagen, menimbulkan radikal bebas, dan menghambat mekanisme pemulihan alami yang dimiliki kulit.


Bagaimana cara memakai Sunscreen yang baik?

Biasanya orang-orang tidak memakai sunscreen dengan cukup, seharusnya sunscreen dikenakan pada seluruh area kulit yang akan terpapar sinar matahari. Sunscreen yang dikenakan itu akan membentuk lapisan dan kemudian meresap kedalam kulit dalam waktu 20 – 30 menit. Oleh karena itu, sunscreen setidaknya harus dikenakan setengah jam (30 menit) sebelum terpapar sinar UV, dan sebaiknya diulangi pemakaiannya setelah 20 – 30 menit terpapar. Pemakaian ulang juga diperlukan jika anda berkeringat banyak, setelah berenang, atau setelah membasuh wajah.

Jika memiliki kulit gelap, anda tetap perlu untuk memakai sunscreen. Dan meskipun berlabel waterproof, sunscreen tetap harus diulang pemakaiannya tiap beberapa jam atau sesuai petunjuk pemakaian yang diberikan.

Meski tidak terpapar matahari secara langsung, sunscreen sebaiknya tetap digunakan karena sinar UV dapat dipantulkan oleh air, tanah, dan lantai semen sehingga kulit akan tetap terkena sunburn. Begitu pula jika cuaca sedang berawan di siang hari, karena awan tidak menghalangi sinar UV.


Jadi, sudahkah anda memakai Sunscreen dengan SPF dengan benar? :-D


No comments:

Post a Comment